Garuda besi yang di tumpangi Rafa mendarat sempurna di bandara Abdul Rahman Sholeh, Malang. Di bawah rintik-rintik hujan, sang pilot dengan hebatnya membawa ratusan penumpang kelas bisnis itu dengan selamat, termasuk Rafa yang kini melangkahkan kakinya keluar dari bandara. Dengan menyeret koper kecil berisi beberapa pakaian di dalamnya. Tidak ada yang menunggu ke datangannya di sana, ia harus menghentikan salah satu taksi untuk menuju sebuah penginapan. Selama keberadaannya di sana dengan segala urusannya. Salah satu mobil biru dengan plat nama taksi itu, di naiki Rafa. Dengan laju mobil yang cukup membuat Rafa nyaman di dalamnya. Kepala bersandar pada headboard kursi penumpang belakang, Mata Rafa terpejam rapat. Rasa ngantuk menggelayut di mata dan rasa lelah menyerang tubuhnya. Rafa m

