Nadin hanya diam tak berkata apapun. Anak kecil itu hanya menatapnya lalu tersenyum. "Kenapa kamu ngerjain mereka?" Tanya Nadin. "Mereka rame banget semalam. Mereka mengganggu...!!" Jawabnya. "Nama kamu siapa?" Tanya Nadin. "Namaku Ali." Jawabnya kemudian berlari pergi. Nadin ingin membiarkan itu saja. Nadin tahu kalau sosok Ali sama sekali tidak berbahaya. "Ngapain sih kamu kesini?" Ucap Siska menyusul Nadin. "Gak ada. Cuma lihat-lihat saja." Kata Nadin kemudian turun. "Pak, di sebelah itu beneran rumah bapak?" Tanya Helena sambil tersenyum. "Iya, benar." Jawab Arya. "Boleh kita main-main ke sana pak?" Tanya Helena. "Boleh, silahkan saja." Kata Arya. "Pak Arya keren, deh. Udah ganteng, tajir, dosen, eh punya vila mewah juga." Kata Meli. Arya hanya menanggapinya dengan tersen

