Nadin menatap lelaki yang tengah duduk sendiri di sebuah Cafe. Dengan berani kemudian Nadin melangkah dan mendekat ke arahnya. "Apa benar ini, Joe?" Tanya Nadin. Lelaki itu menatap Nadin dengan tatapan intens dan menyelidik. "Iya benar. Kamu siapa ya?" Tanya Joe. "Aku Nadin. Bisa bicara sebentar?" Kemudian Nadin mengulurkan tangannya. "Baiklah. Silahkan duduk." Joe meminta Nadin untuk duduk. "Sebenarnya aku kemari hanya untuk memberikan ini." Kata Nadin kemudian mengeluarkan sebuah buku catatan dan sebuah cincin. "Kamu tahu, kematian Viona kan? Bacalah agar kamu faham. Aku pergi dulu." Kata Nadin. Joe tercengang mendengar ucapan Nadin. Menatap cincin yang ternyata adalah cincin tunangannya dengan Viona. Perlahan-lahan Joe mulai membuka buka yang Nadin berikan. Hari pertama.... J

