Alisa dan Arya tertegun untuk sesaat. Mereka kemudian hendak keluar karena hari sudah malam. Namun anehnya seluruh rumah itu seakan terkunci. Alisa mencoba menelepon dan meminta bantuan, tetapi ponsel dalam rumah itu tidak berfungsi lagi. Alisa kesal dengan semua ini. "Jadi, kita harus bagaimana sekarang?" Tanya Alisa mulai takut. "Kalian berdua tetap disini. Biar saya yang cari bantuan dan jalan keluar." Kata Arya. "Hati-hati, pak." Kata Nadin. Nadin dan Alisa mulai duduk dan diam di dalam kamar Viona. Beberapa detik kemudian keduanya mendengar suara langkah kaki. Seakan mereka dengan jelas mendengar suara seorang yang tengah diseret dengan paksa. Alisa mulai meringkuk ketakutan, sementara Arya belum kembali juga. Pintu yang awalnya terkunci itu tiba-tiba terbuka dengan sendirinya.

