Ingatan yang Kembali

1714 Kata

Nadin menatap pantulan dirinya di cermin. Tak lupa ia menyelipkan jepitan rambut yang sebelumnya pernah dia beli bersama Alisa di sebuah toko aksesoris. Sebuah pesan masuk kembali membuyarkan lamunannya. "Hari ini, dua tahun lalu. Orang yang kamu sayangi meninggal. Mungkinkah kamu lupa tentangnya?" Membaca pesan itu membuat Nadin mulai cemas. Teror pesan itu terus menghantuinya. "Nadin, kamu kenapa? Kok bengong gitu? Ayo cepetan kamu keluar. Acara mau di mulai." Ucap Alisa yang baru saja masuk. "Lis, aku dapat pesan misterius itu lagi. Dia bahkan sekarang berani neror lewat WA." Ucap Nadin. Alisa langsung mengambil ponsel Nadin dari tangannya. Kemudian membaca pesan itu sebelum menghapus dan memblokirnya. "Udah, jangan pikir itu lagi. Aku udah blokir nomernya. Sekarang masa depan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN