Saling Melengkapi

1719 Kata

Hendri mulai memasuki area kediamannya. Dan saat dia mulai masuk kedalam, Sisi dan Nadin sudah menunggunya di dalam. Dia sudah disuguhi dengan tatapan dari anak dan istrinya. Hendri duduk dengan rasa bersalah di depan keduanya. ''Nadin, Mama. Kenapa kalian ada disini? Bukannya kalian tidur dan istirahat saja.'' Ucap Hendri. ''Mas, ceraikan aku." ucap Sisi. Dugaan Hendri benar dan terbukti. Sisi tahu semuanya dari Nadin. "Papa tega ya sama kita berdua."ucap Nadin menambahkan. Entah bagaimana Hendri harus menjelaskannya kali ini. Dia hanya diam dan tak bisa berkata apapun lagi. "Maafkan Papa. Aku tahu kalau aku bersalah. Aku juga tahu kalau kesalahanku tidak bisa di maafkan lagi. Dan aku juga tidak meminta kalian untuk memaafkan diriku." Ucap Hendri. Nadin dan Sisi menatap Hendri d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN