Rahasia

2206 Kata

Nadin membelikan baju baru, tas baru dan juga sepatu baru untuk Felin. Nadin akui kalau dia mulai menyayangi sosok Felin itu. Dia juga sudah menganggapnya adik. Namun, besok Felin sudah akan dibawa oleh keluarga barunya. Jujur saja, sangat berat bagi Nadin untuk melepasnya. "Ini beneran buat Felin, Mbak?" Tanya Felin dengan tingkah polosnya. Nadin dan Sisi tersenyum melihatnya. Entah kenapa mereka berdua benar-benar berat untuk melepaskan Felin. Fathan saja hanya diam karena dia juga sangat berat untuk melepas Felin. "Felin, jangan nakal ya. Kamu harus nurut nanti sama Mama dan Papa baru kamu." Ucap Nadin sedih. "Siap, Mbak." Jawab Felin. Nadin keluar dari kamar Felin karena sudah tidak mampu menahan isak tangisnya. Setelah ini Felin benar-benar akan jauh darinya. Dan bahkan, besok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN