Menjauh

1147 Kata

Nadin berdiri di depan sebuah makam yang bertuliskan nama Revan. Berdiri menatap batu nisan itu dengan cukup lama. "Gak ada gunanya kamu kesini." Ucap Revan. "Aku hanya ingin mengingat kamu. Sepenuhnya." Kata Nadin. "Untuk apa?" Tanya Revan. "Karena aku masih mencintai kamu." Kata Nadin. "Suatu saat aku harus pergi." Kata Revan. "Jangan pergi, aku mohon. Tetaplah disini." Kata Nadin. "Nadin, aku juga gak tahu kenapa sampai sekarang aku gak bisa pergi. Ada sesuatu yang harus aku pecahkan." Kata Revan. "Aku akan membantunya." Jawab Nadin. "Kenapa kamu selalu menempatkan diri kamu dalam masalah?" Tanya Revan. "Aku punya kelebihan dan harus menggunakannya." Ucap Nadin. "Tapi, aku gak mau kamu hidup dalam masalah. Mungkin karena itu aku tidak bisa pergi." Kata Revan. "Sudah aku bila

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN