Nadin dan Arya terus berusaha mencari Mama Sisi. Mereka juga menghubungi beberapa teman yang lain agar bisa membantu mereka berdua. "Gimana, Nad? Udah ada kabar belum?"Tanya Siska. Nadin lalu menggelengkan kepalanya. Beberapa pikiran buruk menimpanya. Dia sungguh takut bila harus kehilangan sosok Mamanya itu. Meli dan Helena sungguh tidak tega bila harus melihat kesedihan yang di alami oleh Nadin. Apalagi saat melihat Nadin yang tak kunjung usai menangisi Mamanya. "Nad, jangan sedih. Tante Sisi pasti ketemu kok."Ucap Meli mencoba menenangkan Nadin. "kita lapor ke ppolisi aja ya?"Ucap Helena memberi saran. "Gak bisa. Belum dua puluh empat jam soalnya."Jawab Bayu. "Kalian cewek-cewek di rumah Nadin dan temani dia, ya? Kami para cowok kan cari Tante Sisi."Ucap Leon. Bayu dan Arya meng

