Tembakan tengah malam

1202 Kata

Krruukk!! Terdengar suara khas perut yang minta untuk di isi dari arah gadis berambut panjang yang tampak masih memejamkan kedua matanya. Dan suara tersebut bukan yang pertama kalinya. Tapi sudah berlangsung sejak setengah jam yang lalu. Membuat pemilik perut itu mulai terganggu tidurnya. "Eegghh ... laper banget," gumamnya. Kemudian bangun dari posisi tidurnya saat ini. Bersandar di papan ranjang guna mengumpulkan nyawanya yang belum sepenuhnya kembali. Diam sejenak, lalu menoleh ke arah kanan mencari dimana letak ponselnya. Setelah ketemu dia menyalakan layar ponsel tersebut untuk melihat petunjuk waktu di sana. Pukul 2 dini hari, waktu dimana enak-enaknya tidur. Tak ada pilihan lain, kalau dia lanjutkan tidur justru sampai pagi dia tak akan bisa tidur dengan perut yang terus prot

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN