Bekal Makanan

1654 Kata

April mengelus pucuk kepala Zayn yang sudah tertidur dengan pulas. Sampai lewat tengah malam, wanita itu belum bisa memejamkan mata. Terlalu banyak persoalan yang dipikirkan oleh April, sehingga dia sulit untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Mulai dari sosok laki-laki monster yang ingin merampas Zayn, identitas pelukis misterius bernama Guru Semar, sampai pernikahan kontraknya dengan Januari. Tak hanya itu, April juga memikirkan kondisi papanya yang sekarang tinggal seorang diri di Jakarta. Seberapa besar pertikaian mereka, tetap saja pertalian darah antara ayah dan anak takkan pernah putus. Terlebih seorang ayah adalah cinta pertama bagi putrinya, walau pada kenyataannya dia tidak dapat merasakan hal itu. Ada keinginan dalam diri April untuk menghubungi sang papa, tetapi ia khawat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN