"Next!" Peserta lainnya masuk, dengan bakat yang ia punya. Athaya mengetuk pulpennya diatas meja juri, menatap lurus kearah seorang murid lainnya yang akan nenyalurkan bakatnya di pentas seni nanti. Sedangkan Aroon tengah memandang serius kearah peserta selanjutnya. Semua murid yayasan padipura, tampak sangat antusias. Karena pensi adalah acara unjuk kemampuan ataupun kelebihan tersendiri. Seorang siswi dengan tampang pedenya sudah berdiri dihadapan Arron, Athaya dan juga anggota osis yang lainnya menatap serius kearah gadis itu. "Mau apa?"tanya Aroon menatap gadis tersebut. Yang ditatap malah nyengir-nyengir kuda,"Gak mau nyanyi." Aroon mengernyit,"Mau dance?"timpal Athaya namun gadis tersebut malah menggeleng lagi. "Main alat musik?"tanya Angela dan lagi-lagi gadis itu menggele

