“Dini ada yang mau ketemu kamu.” Sudah jadi rahasia umum, mau sepenting apa pun klien yang datang di jam makan siang. Maka Gisella selaku resepsionis, berhak untuk mengundur waktu pertemuan sang klien dengan staff atau bahkan menolaknya. Jadi ketika perempuan berambut pendek itu, mendadak datang dan menghampiri Dini yang sedang melahap makan siangnya. Jelas ada suatu hal yang janggal terjadi. “Klien penting dari pak bos?” tanya Dini disela-sela kunyahannya, ia meraih ponsel. Takut kalau-kalau ia melewatkan pesan dari Ardi maupun Hendra perihal ada tamu penting yang harus ia temui di jam makan siang. Namun, tidak ada satu pun pesan datang dari kedua atasannya tersebut. Sesaat Gisella terdiam, melirik ke arah Natasya dan Fian yang kebetulan duduk di satu meja pantri bersama Dini. Menyadar

