Bagi Dini mempertahankan hubungan, khususnya pertemanan adalah hal yang merepotkan. Mungkin itulah mengapa ia tidak memiliki teman yang menemani dari dirinya masih remaja hingga dewasa. Ketika hubungan pertemanannya dengan seseorang terputus entah karena kelulusan, berbeda tempat pekerjaan, ataupun hilang kontak satu sama lain. Dini biarkan hubungan itu terputus tanpa ada niat untuk menghubungi mereka kembali. Beranggapan bahwa perpisahan yang terjadi memang takdir dari Tuhan bahwa hubungannya dengan orang tersebut hanya sampai di sana. Jadi untuk apa memperjuangkan suatu hubungan yang bahkan dianggap sudah selesai oleh semesta bukan? Namun, akan ada pengecualian untuk segala hal. Naya salah satunya. Seolah tau bahwa Dini adalah orang yang pasrah akan bagaimana dan kemana hidup akan memba

