"Mas beneran nggak papa?" Pertanyaan itu menjadi apa yang pertama kali Dini suarakan ketika dia memasuki mobil Ardi. Pria yang sudah duduk manis di kursi kemudi itu mengernyitkan dahi, lantas memberikan sebuah senyuman meski ekspresinya jelas kebingungan. "Nggak papa soal?" "Mas kan baru balik semalem, memangnya nggak capek kita langsung pergi gini?" tanya Dini tenang. "Padahal kalau kamu capek nggak papa loh Mas, kita bisa reschedule beli furniture buat rumahnya Mario sama Tamara." Kekasihnya itu hanya tertawa kecil, lantas mulai memasukkan gigi dan menjalankan mobilnya keluar dari area parkir minimarket yang ada di dekat gang menuju rumah Dini. Memulai perjalanan menuju toko furniture terbesar di kota mereka, destinasi utama dari kencan mereka hari ini. "Saya nggak terlalu capek kok D

