Della terlihat tengah sibuk mengaduk kopinya. sedari pulang sekolah bibir gadis itu bungkam. Rasa kecewa tentu saja masih menyelimutinya, rasa tidak percaya kepada sahabatnya menguasainya. Della mengenal betul bagaimana kepribadiannya yang tangguh dan tidak mudah goyah. Sahabatnya itu juga termasuk dalam golongan wanita terhormat, tidak suka menggoda lelaki apalagi merusak rumah tangga orang. Namun, romor itu beredar luas hingga Della sudah tidak bisa membohongi perasaannya lagi. Saat ini Della masih tidak percaya jika sahabatnya itu bermain api dengan suami orang dan yang lebih parahnya lagi lelaki itu adalah ayah kandung Gavin, lelaki yang selama ini mengincar Kinan. Della berjalan gontai menuju kamarnya, gadis itu menutup pelan pintu bercat biru itu rapat-rapat. Della menghembuskan

