Mata sembab dengan hidung memerah itulah penampilan Sean saat ini. dipeluknya sebuah foto sang kekasih yang sudah lama ia rindukan. Belum habis penyesalan yang ia rasakan, namun tidak bisa dipungkiri jika dendam masih tersimpan untuk David. perasaan itu tidak akan pernah lepas darinya sebelum David merasakan hal yang sama. Sean melirik buku diary bersampul biru milik Yifei. Sampai sekarang ia belum berani membukanya. Ia belum siap menerima kenyataan jika gadis itu tengah membohonginya. Selama bertahun-tahun Sean hidup dalam kebohongan yang dibuat oleh Yifei hingga akhirnya ia terseret dalam dendam. Sean tidak bisa mundur dari rencananya. Meski Yifei membencinya sekali pun tetap saja Sean tidak bisa memaafkan David. Pria itu bagian dari kelamnya masa lalu Sean. Ya, pria itu masih belum b

