Lima puluh lima

1022 Kata

Ponsel milik Chan kyung berdering, pria yang tengah berkutat dengan beberapa berkas kerjanya itu mengangkat panggilan tanpa melihat siapa id pemanggil yang tertera. “Halo?” Ponsel yang ia apit di antara telinga juga bahu itu tidak terdengar suara apapun, hanya sunyi selama beberapa saat sebelum kemudian Chan kyung kembai bertanya pada orang di seberang panggian. Karena tidak kunjung mendapat jawaban, Chan kyung meletakkan berkas miliknya dan mengecek siapa orang yang meneleponnya. Tertera nomor asing yang sebelumnya menawarkan kerja sama pada dirinya, alis Chan kyung terangkat sebelum kemudian berucap. “Apa yang kau ingin kan sebenarnya?” tanya Chan kyung kembali. Terdengar helaan napas dari seberang panggilan, membuat alis Chan kyung kian menukik, merasa heran dengan apa yang seben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN