Jakarta, Bandara Sukarno-Hatta pada hari Sabtu sore tanggal 19 Desember 2015, seorang perempuan muda keluar dari terminal kedatangan. Dia berjalan santai sambil menggeret kopernya, ke arah orang-orang di ruang tunggu kedatangan. Senyumnya mengembang, ketika dilihatnya seorang perempuan paruh baya tetapi masih cantik melambaikan tangan heboh ke arahnya. Begitu tinggal 5 meter jarak antara mereka, perempuan paruh baya itu berlari dan memeluk perempuan muda tersebut. “Anak Mama, akhirnya pulang!” Rika, perempuan paruh baya itu, memeluk Larisa, putrinya yang lima tahun belakangan bekerja di negeri asalnya Super Junior. Larisa tertawa menanggapi kehebohan sang mama seraya balas memeluk erat perempuan yang sudah melahirkan dirinya. “Kangen,” bisiknya lirih, air mata tak sengaja turun di

