Kisah Masa Lalu

1220 Kata

Dewa terus memandangi Larisa yang tampak begitu menikmati obrolan bersama teman-temannya. Sesekali ikut tersenyum saat dilihatnya gadis mungil itu tersenyum dan tertawa menanggapi perkataan mereka. Kurang lebih selama tiga puluh menit dia melakukannya. Setelah itu laki-laki yang masih tampan meskipun usianya menginjak 40 tahun itu memilih berdiri. “Nanti, Sa. Kita pasti akan bertemu kembali,” bisiknya seraya meninggalkan tempat itu. Sementara gadis yang ditinggalkan masih asyik bercengkrama dengan teman-teman lamanya. “Ini pulang selamanya, Sa?” tanya Gino yang masih asyik dengan pizza miliknya. Larisa menggelengkan kepalanya. “Ada proyek di Asia Tenggara, aku disuruh bantu di sini sekitar 2 atau 3 bulan,” jawabnya. “Kupikir pulang selamanya. Kalau benar kan bisa balik lagi ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN