Pertanyaan Alex membuat Larisa merasa tertampar. Apakah aku masih mencintainya? Tentu saja! Tetapi masalahnya, ada janji yang harus kutepati! Dek? Kamu masih di sana? Alex memanggilnya, panik karena tidak mendengar jawaban dari gadis mungil tersebut. “Ya Kak, aku masih di sini,” jawab Larisa lesu. Larisa mendengar Alex menghela nafasnya, seperti lega begitu mendapatkan jawaban dari sahabat kecilnya itu. Sa, pulang kerja kita kumpul ya. Alex mengajaknya. “Mau kemana, Kak?” tanyanya sambil lalu. Dilihatnya Dewa masuk ke dalam sambil menunjukkan bawaannya ke arah Larisa. Nanti biar dijemput Liana dan Gino. Kita makan malam bareng ya. Alex membujuknya. “Oke, Kak. Aku kerja dulu ya,” jawab Larisa, kemudian menutup sambungan telepon mereka. Dewa mengerenyitkan keningnya. Dia mer

