Beberapa pasang mata memperhatikan saat kedua manusia yang belum lama saling mengenal itu berjalan beriringan bak sepasang sahabat yang sudah lama bergaul. Sesekali tawa dan canda terlihat dari kedua manusia yang seumuran itu. Mereka yang melihat kejadian sebelum Romance masuk ke dalam mini market berdecak kagum karena keserasian antara dua muda-mudi itu, pemudanya walau tak terlalu tampan dia jago berkelahi pasti pasangannya sangatlah dilindungi. Gadis yang melengkapinya cantik dengan mata biru yang sangat serasi dengan parasnya, walau beberapa dari mereka menduga bahwa yang dikenakannya adalah softlens bukan bola mata asli. “Apa sebenarnya yang terjadi tadi, Rom?” tanya Zoya sesaat mereka hendak melewati pintu keluar. “Maksudnya?” Romance menoleh ke arah gadis bermata biru itu sambil

