Bermodalkan Ponsel yang Ditinggalkan

2556 Kata

Walau tidak ada reaksi dari Senja saat dia menceritakan apa yang ada dalam ingatannya, Mikail tetap melanjutkan apa yang dilakukannya karena dengan berbuat seperti itu dia merasa sedang menghilangkan beban dan melatih kembali ingatannya. “Kembali ke rumah ternyata nggak seperti apa yang kubayangkan saat masih berada di rumah sakit. Sebelumnya aku berharap kepulangan akan membuahkan sebuah kebahagian, keceriaan dan hasrat baru. Ternyata bayangan di benak itu salah yang kurasakan hanyalah sebuah kehampaan. Saat menginjakkan kaki kembali di rumah kontrakan ada kesunyian yang menyambut dengan mesra sekali.” “Aku dan Cacing duduk di teras kontrakan sambil menikmati hari yang mulai dirambati sore kala itu. Aku menatap kosong satu dua orang yang lewat di depan kontrakan.  Sebagai sahabat baik a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN