Melihat kilat menyambar lagi, pria itu semakin gelisah. Dia tahu kalau Noella pasti akan menjerit seperti tadi. Ketika petir yang menyusul menggelegar, Caleb kembali mendengar jeritan Noella. Pria itu dengan resah, mondar-mandir di dalam kamarnya. “Apa yang harus aku lakukan, apa yang harus aku lakukan?” tanyanya dengan khawatir sambil menatap pintu kamarnya yang terbuka. Dia terus memandang pintu Noella yang tertutup sambil membayangkan Noella yang gelisah ada di dalam sana. Dia memandang langit yang gelap, kilat kembali terlihat. Caleb segera mendesah saat petir menyambar. “Apakah dia akan baik-baik saja?” tanya Caleb gelisah. Pria itu tak mau melihat Noella berjongkok di lantai seperti tadi lagi. Sekali melihatnya seperti tadi, Caleb menyadari kalau wanita itu sudah mengalami trauma t

