Caleb segera masuk ke dalam rumah yang sangat gelap setelah parkir mobilnya di halaman. Hujan masih sangat deras. Hanya kilat yang menyambar yang menjadi sumber cahayanya. Pria itu bingung mengapa Noella tak menyalakan lampu darurat atau lilin. “Kana?” panggilnya dengan suara keras. Tidak terdengar suara jawaban apa-apa. Dia masuk ke tengah rumah dan menyalakan lampu senter dari handphonenya. “Noella? Kalian di mana?” tanyanya lagi sambil mendekati ke ruangan wanita itu. Saat masih hening, pria itu hendak menuju kamarnya sendiri untuk berganti baju. Tapi saat itu petir datang menyambar dan Caleb mendengar jeritan di kamar Noella. Pria itu segera mengurungkan niatnya untuk menuju kamarnya dan segera berlari ke kamar Noella. Dia baru ingat kalau wanita itu selalu takut kalau ada petir.

