"Ayon, udah ...," lirih Ina, cewek cantik itu juga tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Dirinya sangat bingung. Leon, cowok tampan itu masih menitikkan air mata. Nanar matanya rapuh, bibirnya diam membisu. Sepertinya cowok itu sedang berpikir keras. "Nar, ini udah mau dua bulan, loh. Dan Lo, Lo belum juga bisa memutuskannya?" Tanya Leon, disertai dengan alis yang terangkat sebelah. "Yon, Kita bicara di tempat yang tenang, ya?" Tanya Ina, cewek itu segera menyeret Leon yang tetap terdiam, ke arah sisi kanan jalan besar. Cowok itu benar-benar tidak tahu, akan di bawa kemanakah dia. Tetap diam membisu, sepertinya sibuk berkutat dengan isi pikirannya. Air matanya tetap saja menetes deras. Inara, cewek itu merasa sangat bersalah sekarang. Cewek cantik itu menghela napas. Maaf ya, Yon

