Setelah lama mengobrol dengan temannya itu, Ava memutuskan untuk langsung pulang setelah membenarkan kacamata milik Arka. Jam di pergelangan tangannya menunjukkan pukul sembilan malam lewat sepuluh menit. Ternyata menunggu kacamata Arka saja lama sekali. Harusnya ia langsung memperbaiki dan menitipkannya saat tiba di Mall tadi. Ponselnya mati … sedangkan, ini sudah lewat dari jam yang ia beritahukan pada Arka. “Ah, ya udah, lah. Tinggal bilang hp gue mati,” kata Ava sambil melahap roti yang ada di tangannya. Ia menghabiskan rotinya sebelum menyalakan mobil. Suara radio menemani perjalanannya malam itu, hingga ia sampai di rumah pukul 10 malam. Bukan Ava namanya jika pulang dari Mall tidak membawa buah tangan. Tentu saja ia berbelanja banyak. Tapi … bukan berbelanja baju ataupun sepatu dan

