Jari telunjuk Asra mengetuk - ngetuk setir mobil, menatap para siswa yang lalu lalang di parkiran untuk pulang ke rumah masing - masing. Ia berencana mengajak Aile pulang bersama secara terang -terangan agar gadis itu tidak berani menolaknya di depan orang banyak. Toh, seluruh penghuni SMA Cahaya Taruna tahunya kalau ia dan Aile memiliki hubungan keluarga. Tak ada yang salah dengan mengajak sepupu sendiri pulang bersama. Namun, sudah menunggu sekian lama, Asra belum juga melihat gadis itu muncul dari gedung sekolah. Perasaan Asra mulai gelisah. Kemarin - kemarin juga saat ia hanya mengawasi Aile pulang dengan aman, seharusnya gadis itu sudah muncul di parkiran bersama teman - temannya. Asra akhirnya memutuskan keluar dari mobil ketika melihat Kania dan si kembar sudah ada di parkiran.

