Bab 32

1380 Kata

Tremor. Itulah yang dirasakan Meka ketika menyadari serpihan kaca di tangannya salah sasaran. Pikirannya kacau, berbagai ketakutan muncul satu per satu, membuatnya panik tak tahu harus bagaimana, hingga tangannya refleks mencabut serpihan kaca yang menusuk pinggang Aile saat merasakan darah merembes keluar dan mengenai tangannya. Serpihan kaca itu ia lempar secara sembarangan dengan tangan gemetar. Rasa panik makin menguasainya saat melihat tatapan syok Asra padanya. Meka kini ada dalam dilema. Hati kecilnya mengatakan, ia harus memeriksa keadaan Aile. Gadis itu terluka karena dirinya. Namun, di sisi lain, suara dalam kepalanya menyuruhnya lari dari sana, menyelamatkan dirinya sendiri. Tangannya yang terkena darah Aile mengepal erat, pertanda ia kini dalam kesulitan. Memilih mengikuti i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN