Kata cinta mungkin tak selamanya indah. Siap jatuh cinta harusnya juga siap sakit hati. Mungkin tak pernah terpikirkan oleh Denisa. Bahkan sebelumnya, ia merasa seakan dunia hanya berpihak padanya. Siapapun akan berharap perjalanan hidup serta cintanya berjalan mulus. Lagi pula, sakit hati siapa yang mau? Termasuk Denisa. Kini Denisa menyusuri ruas jalanan yang lenggang tanpa tujuan. Gelapnya malam tak juga ia hiraukan. Lengkap sudah rasa sepi seakan mengurung kesendiriannya. Langkahnya terhenti bersama terpaan angin yang menyibak rambutnya. Derap gerimis yang pongah menghujam begitu saja. Seakan alam tau. Apa yang Denisa rasakan saat ini. Ya. Denisa mencoba bertahan di tengah badai cobaan. Hingga ia rasa lelah dalam melangkah. Sakit. Denisa terluka. Cintanya tak terbalas. Jika lukan

