Terlambat? Bagi Denisa, tak ada kata terlambat. Ia yakin Leon sangat mencintainya. Ia pun yakin Leon akan tulus mencintainya dengan segala kekurangan yang ia miliki. Apapun itu. Denisa sangat yakin. Mengenai gosip cintanya dengan Leon di media sosial berakhir. Denisa yakin ada yang salah. Ia yakin itu hanya kesalahan yang tidak sengaja tersebar. Ia tak terima fotonya dalam akun pribadi Leon musnah bagai di telan bumi. Aku harus menemui, Leon. Denisa mantapkan hati. Ia bergegas menuruni anak tangga. Panggilan Nesa pun ia abaikan. Sejenak ia lupa dengan apa yang terjadi semalam. Ia lupa dengan lukanya sendiri yang belum kering. ''Denisa, akhirnya Kamu keluar juga. Tante sangat mengkhawatirkanmu, Sayang...'' Pias Nesa yang tadinya tersenyum menyambut turunnya Denisa dari lantai atas,

