Chapter 30

1191 Kata

Tiga Puluh Menjelang sore Akhtar pulang ke rumah orang tuanya, dan langsung mencari keberadaan ibunya. Akhtar ingin memohon ampun pada wanita yang sudah merawat dan membesarkan dirinya dengan tulus. "Ibu mana Rin?" "Datang tuh mengucap salam dulu kek! Ibu ada di kamar," ujar Airin tak acuh. "Maaf. Assalaamu’alaikum," lirih Akhtar, lalu melangkah pergi menjauhi Airin. Dia ingin segera bertemu ibunya dan meminta maaf sesegera mungkin. "Wa’alaikumus salam." Airin menatap kakaknya heran, selain wajahnya yang tampak sembab, perilakunya juga sedikit aneh. "Mas Akhtar kenapa lagi? Aneh banget." Gumam Airin. Akhtar berdiri di depan pintu kamar orang tuanya, berkali-kali dia menghembuskan nafas panjang lalu mengetuk pintu beberapa kali. "Bu," Akhtar mengetuk pintu kamar lalu memanggil sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN