Chapter 29

1074 Kata

Dua Puluh Sembilan Hampir seminggu Akhtar berada di Panti, dan sekarang dia harus bersiap-siap untuk kembali ke Ibu Kota. Padahal rencananya Akhtar ingin tinggal di sana lebih lama, akan tetapi sang ayah memanggilnya untuk segera kembali. Akhtar dengan berat hati akhirnya menuruti permintaan ayahnya. Dia juga tidak mau seperti yang sudah-sudah, menolak dan membantah, lalu pada akhirnya penyesalanlah yang di dapat. "Kamu pulang pagi ini Nak?" Tanya Ibu panti saat mereka tengah menikmati sarapan pagi. Sedangkan Akhtar hanya duduk sambil minum secangkir kopi. "Iya. Biasanya kalau Ayah meminta datang karena ada hal penting," ujar Akhtar. "Salam buat orang tuamu ya, berhati-hati di jalan, jangan ngebut kalau bawa kendaraan!" Ujar Ibu Panti menasihati Akhtar. "Nanti aku sampaikan, Bu. Ibu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN