Tiga Puluh Satu Celin meninggalkan restoran dengan perasaan dongkol. Padahal dia sudah sangat yakin akan dengan mudah menarik perhatian Hadrian. Sayang ... laki-laki itu ternyata sangat tak acuh padanya. Emosi Celin semakin menjadi karena terlalu fokus menatap Hadrian dan Dira, dia sampai tidak memperhatikan kemana langkah kakinya. Sampai akhirnya menabrak orang dan tertelungkup di atas meja makan. Bukan hanya wajah dan bajunya yang kotor, Celin juga harus menerima caci maki dari orang-orang yang ada di sana. Bahkan uangnya yang tinggal 5 lembar di dompet, harus melayang untuk mengganti makanan yang berceceran karena ulahnya. "Sial! Brengsek." Celin menghentakan kakinya, setelah membersihkan wajahnya dia segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan area restoran. Celin langsung pulang

