"Rara." Dari luar kamar suara nenek terdengar. Aurara yang sedang menata rambutnya menoleh ke arah pintu kamarnya. "Iya Nenek masuk aja," balasnya. Nenek pun memutar knop pintu, sejurus kemudian tubuh rentanya yang terbalut kebaya berwarna kuning kunyit telah berdiri di belakang Aurara yang tengah berada di depan cermin. Meskipun bukan asli orang jawa, sejak dulu nenek lebih suka memakai kebaya. Rambutnya pun lebih suka digulung rapi ke atas. "Kamu udah baikan? Gimana suhu badan kamu?" tanya nenek kemudian duduk di tepi ranjang Aurara. Memperhatikan sang cucu yang tengah berdandan. "Alhamdulillah Rara udah baikan Nek. Panasnya turun pas malem. Pusingnya udah hilang juga jadi aku bisa tidur nyenyak," jawab Aurara. Cewek itu memutar tubuhnya menghadap sang nenek. Dia tersenyum lebar.

