Lima Satu

1009 Kata

Tapi Ta, gue bahkan gak kenal siapa lelaki itu..." kata Alya dengan deraian apa-apa. "Mana gue tahu Al, lo gak bilang apa-apa ke gue waktu itu. Lo cuma nyegah gue buat gak makan steak itu lagi padahal gue cuma mau mancing lo doank." "Kenapa sih sama lo, Ta?" tanya Alya dengan tatapan kekecewaan dan rasa sedih yang luar biasa ke sahabatnya itu. "Lo minta gue buat jujur, apanya yang salah lagi? Gue udah ceritain semuanya ke lo dan Bagas. Semuanya tanpa celah." kata Larita percaya diri yang membuat Alya semakin menangis tersedu-sedu. "Jadi lo sahabat gue dari kita SMP percaya kalau gue simpenan om-om!?" kata Alya berteriak karena kesal dan kecewa. Larita terhenyak kaget. Reaksi yang diberikan oleh Alya membuatnya diam mematung di tempatnya berada. Kesal dengan semua kejadian ini yang tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN