Tunggu di sini, tante!" kata Alya kepada Sinta dengan tatapan yang sangat meyakinkan. "Kamu mau ke mana?" tanya Sinta bingung. "Tunggu saja, tante..." kata Alya lagi. Ia menutup matanya sejenak lalu membukanya kembali dan melihat seluruh kondisi luar hotel benar-benar di luar dugaannya. Jalanan yang masih lenggang dan tak padat. Mobil gaya tahun 90-an berikut dengan bemo dan motor yang hanya bisa dihitung dengan jari jumlahnya. Alya menemukan lelaki bertubuh tambun itu sedang berjalan keluar dari hotel. Alya menoleh sebentar ke belakangnya dan mendapati Alya Putri dan Larita masih duduk di tempat yang sama, dekat dengan resepsionis hotel. Akhirnya Alya kembali menoleh ke arah lelaki tambun tersebut yang kini sudah berada di pinggir jalan. Hotel yang Alya kunjungi sekarang dan di masa

