Hari berjalan seperti biasanya, hingga bel pulang akhirnya berbunyi. “Al, gue duluan ya? Mau ke Perpustakaan dulu. Lo mau ikut gak?” ujar Gaby seusai mengemas barang-barangnya. “Enggak deh, Gab. Gue ada janji.” sahutku. “Ya udah, hati-hati ya di jalan.” “Oke, bye Gab!” “Bye, Alena!” Lambaian tangannya mengakhiri percakapan kami. “Hai?” Sapa Nursa yang tengah berdiri di depan kelasku. “Hai. Loh? Surya sama Feli ke mana?” ujarku sambil melirik ke arah sekitar. “Udah balik. Kita jadi kan mau makan mie ayamnya?” “Jadi dong. Ayo.” Kami berjalan menuju mie ayam Pak Tono yang terletak persis di samping gedung sekolah SMA Mandala. Ada sekitar 6 orang yang sedang makan di sana termasuk kami. Nursa mengambil kursi dan mempersilakanku untuk duduk, sementara ia memesan mi

