15

1444 Kata

Zara terbangun karena sesak napas, Jino memeluknya seperti hendak membunuhnya. Ia pun beranjak duduk sambil mengucek mata, lalu mendorong tubuh Jino yang posisinya menyamping jadi tengkurap. Saat mengedarkan pandangannya, ia melihat Bebita dan Felix sedang tidur dengan posisi menyandar satu sama lain. Zara terdiam untuk beberapa saat. Sebenarnya dari awal ia kurang setuju Bebita sama Felix, bukan hanya karena dia jadi melangkahinya, tapi... saat Felix kemarin melamar Bebita seperti terburu-buru, saat pacaran saja jarang bertemu, tiba-tiba malah ngajak nikah. Benerkan sekarang jadi banyak masalah. Mending dengan Samuel, anaknya baik, hanya saja memang terkesan gatal, karena tidak pernah nyerah yang namanya menyatakan perasaan. Felix juga baik sih, hanya saja ya begitulah. Ah, sebenarny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN