Lima Tahun Kemudian

1159 Kata

"Ayang Euis, bukan Ayam His! kurasa telingamu bermasalah, setelah mengembalikan ayam-ayam itu, pergilah ke dokter THT dan jangan pulang sampai mendapatkan keterangan sehat!" seru Ravindra. "Kokok ... kokok ...." Ayam pelung berkokok. "Baik, Presdir, tapi Ayang Is itu binatang jenis apa Presdir? Kelinci, marmut, rusa, anjing, kucing, atau kuda?" Matt penasaran dengan sosok kesayangan Presdirnya itu. "Petok! Petok!" Kali ini ayam cemani yang bersuara. "Kuda kepalamu! Dia itu manusia! Seorang gadis!" Ravindra langsung melemparkan bantal kursi yang ada di sampingnya ke wajah sekretarisnya itu. "Aw, sakit Presdir!" keluh Matt. "Makanya jangan bicara sembarangan tentang calon istriku!" Ravindra melayangkan tatapan tajamnya pada Matt. "Hah? Calon istri? Gadis? Serius ini, Presdir?" Matt sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN