Dokter itu melirik wajah Euis lalu terkejut melihat penampakan mahluk jadi-jadian di sore hari itu. "Astaga!" Dokter itu terkejut melihat eye shadow dan maskara yang sudah belepotan di sekitar mata Euis. 'Apa ibu ini pemain film horor? Dan pria itu pemain utamanya?' pikir Dokter itu yang melihat perbedaan mencolok di antara suami istri tersebut. "Dok, anak saya." Euis mencoba menyadarkan dokter jaga tersebut dengan menepuk tangan di depan wajahnya. "Oh, iya, Suster, coba cek kembali suhu tubuh Ade ini," ucap Dokter jaga tersebut pada perawat yang ada di dekatnya. "Baik, Dok!" Perawat itu mengambil termometer tembak, lalu mendekatkan alat itu ke kening Raisa. 'Dor,' ucapnya di dalam hati. "Berapa?" "Tiga puluh delapan derajat, Dok," sahut Perawat itu. Dia pun mulai menyadari perbeda

