Icha, Daddy datang!

1669 Kata

Euis tidak memedulikan teriakan Ravindra, dia langsung menutup pintu ruangan Presdir. Pikirannya terfokus untuk cepat pulang ke rumah menemui keluarganya. Air matanya mulai mengalir, membuat riasan matanya terlihat tidak karuan. Beruntung bedak padatnya waterproof jadi kulit putihnya masih tersamarkan dengan baik. Gadis itu berjalan cepat menuju lift sambil menunduk, karena tidak ingin menjadi pusat perhatian. Begitu keluar dari lift, ibu satu anak itu memaksakan diri untuk berlari di sepanjang koridor menuju ruang atasannya, walaupun sebenarnya sejak tadi lututnya terasa lemas dan tubuhnya bergetar hebat. 'Kuat, Euis! Kamu harus kuat, ini bukan yang pertama kalinya! Tapi kenapa terjadi lagi, di mana salahku!' serunya di dalam hati. Istri Ravindra itu merasa frustasi. Euis memilih memin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN