Setelah urusan di KUA selesai, Maria Houston pamit pada orang tua Euis, karena beliau akan pulang ke Amerika hari itu juga. Matt mengantar Nyonya Besarnya sampai ke Bandara. "Pak, Bu, mari saya antar ke rumah sakit. Tadi Nur mengatakan bahwa hari ini, Bapak harus kontrol ke dokter," ajak Ravindra sambil membuka pintu mobil keluarga seharga satu milyarnya. Kedua orang tua Euis terkejut, mereka tidak pernah naik mobil semewah itu. "Tidak usah merepotkan, Nak Ravi, biar Kami naik angkot saja, bukankah kalian mau pergi bekerja?" tolak Ibu angkatnya Euis. Bapak angkat Euis pun mengangguk, mereka gugup kalau harus duduk di mobil mewah milik menantunya itu. "Tidak apa-apa, Bu, ini sudah kewajiban saya sebagai putra Ibu," jelas Ravindra. "Iya, Bu,Pak, biar lebih cepat sampai, Kalau kesiangan

