"Kak Nino ... mama Icha, kok, belum puyang, ya? Padahal udah cole?" Raisa menopang dagunya sambil memperhatikan guyuran hujan dari balik jendela. Raisa dititipkan di rumah Mbak Min, dan sekarang sedang menemani Nino di kamarnya. "Mama Icha, kan, kerja! Lima tambah dua berapa Icha?" Nino sedang mengerjakan PR di meja belajarnya, mata bocah itu fokus pada buku pelajarannya. Raisa melihat ke arah jari-jarinya. "Tujuh, tapi tadi pagi bilangnya mau puyang cepet," sanggah Raisa sambil berbalik menatap Nino. Nino melirik Raisa sejenak, lalu fokus kembali pada PR-nya. "Benar, begitu, ya?" "Iya, tadi pagi bilangnya begitu! Katanya abis jemput papa Icha, mama mau cepet puyang, tapi boong!" Raisa mengerucutkan bibirnya. "Papa Icha?" Nino membelalakkan matanya, bocah langsung menaruh pensil d

