Bab 193: Berkumpul Lagi

1124 Kata

“Gak apa-apa sama sopir?” tanya Andre memastikan untuk kesekian kalinya, sebelum berangkat ke kantor. “Gak apa-apa. Kamu ada meeting kan?” Andre mengangguk. “Emang Mama mau kemana?” tanya Evan penasaran. “Jemput Kakek.” “Kakek jadi pulang? Bukannya masih harus periksa dokter?” “Sudah lebih baik makanya pingin pulang.” “Berarti nanti kita tengok Kakek kalau aku selesai sekolah, Pa?” “Iya.” “Papa yang jemput kan?” “Hmmm.” “Kan Mama nungguin Kakek.” “Iya. Ayo berangkat. Pamit sama semuanya,” kata Andre pada putranya. “Ingatkan aku jemput kembaranku nanti ya, Yang,” bisiknya sembari mengecup pipi Maura. “Nanti aku akan minta Bu Guru ingatkan Papa.” “Evan, no,” larang Maura. “Bu Guru hanya punya nomor Mama. Gak boleh hubungi Papamu. Mama yang akan ingatkan Papamu,” ucap Maura tega

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN