22. Private Party [Bag. 9]

1388 Kata

Masalah sudah selesai. Tidur terasa lebih nyenyak kalau tidak ada beban pikiran. w*************a dulu sudah hilang— penggoda satunya hilang dan penggoda kemarin, Siska, juga musnah. Sekarang hanya ada aku dan Dandi. Belum ada Kitten baru— aku jadi bahagia. Dandi mengajakku ke rumahnya. Akhirnya aku pindah ke rumah lima lantai yang luas halamannya saja bisa dipakai bermain sepak bola. Sungguh halamannya lebih indah ketimbang taman kota, banyak sekali bunga hiasnya. Saking indahnya— aku ingin menangis, tapi bohong, rasanya seperti memenangkan lotere. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku menginjakkan kaki ke area rumah seperti ini. Lebih dari mewah— ini surga dunia. Bangunan ini sungguh perumpamaan sebuah istana modern, lengkap dengan balkon di setiap tingkat. Lapisan kusen jendela sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN