Dandi cemburu. ⚫ ⚫ Ferdinand berusaha menghindar, tapi aku berpura-pura tersenggol oleh tangannya sehingga soda tertumpah di dadaku. Aku tahu, seharusnya aku jadi aktris. Dia panik, lalu mengambil sapu tangannya dan menyeka kulit dadaku. Ia baru sadar kalau ini tindakan tak sopan, jadi sapu tangan itu diberikan kepadaku. “Maaf, sungguh— aku minta maaf,” ucapnya menyesal. Jujur saja, aku risih dia melakukan itu. Aku benci disentuh seseorang kecuali Dandi. Mau bagaimana lagi, demi melihat kekasihku cemburu, itu harus dilakukan. Sekarang dia memicingkan mata ke arahku seolah meminta agar aku untuk berhenti berakting. Ia berjalan mendekat. Padahal dia tahu cemburu itu sakit— Kulihat Ferdi malah fokus pada dadaku. Dia membuatku jijik. Lebih baik cepat mati saja. Kuserahkan sapu tangann

