TARUHAN NYAWA

1549 Kata

Gyan, Belle, Lorenzo, dan Vittore berdiri mengitari ranjang, perhatian mereka fokus ke François. “Dia menginginkan Black Gem…” Suara mesin mobil meraung pelan. Pintu box masih terbuka. Udara dari luar menerobos masuk, membawa aroma asin laut. François menghela napas pendek. Tatapannya tertuju pada Gyan, sorotnya getir, seolah ia menyimpan sesuatu yang terlalu berat untuk dipendam sendiri lebih lama. “Oncle,” ujar Gyan. “Apa maksudmu? Siapa yang menginginkan Black Gem?” François mengedip pelan. “Dia....” Ia berhenti. Mengatur napas lebih dulu. Matteo yang duduk di tepi box mendongak, menatap layar kecil dengan data vital pasien. “Dia… ingin mengendalikan semuanya,” lirih François lagi. “Semua pewaris… semua jalur… seluruh Jalur Timur.” Gyan mengerutkan kening. Belle memiringkan kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN