Bagian 51

1091 Kata

“Aku tidak akan membiarkan dia pergi ke luar kota dengan atasannya yang tidak berhati itu,” gumam Bastian dengan rahang mengeras. Kakinya terus melangkah ke untuk keluar dari rumah sakit dengan pandangan dingin. Dia bahkan mengabaikan sapaan dari seluruh karyawan rumah sakit yang melintasinya. Langkahnya hanya fokus untuk pergi dan menyusul Clarissa. Bastian mulai membuka pintu kaca di depannya cepat. Tangannya merogoh saku celana dan mengeluarkan ponsel. Namun, Bastian hanya menggenggam dan tidak melakukan apa pun dengan benda pipih tersebut. Sampai langkahnya terhenti tepat di depan mobilnya. “Aku akan datang ke sana dan membawa dia pergi,” ucap Bastian dengan wajah serius. “Siapa yang mau kamu bawa pulang, Bastian?” Bastian yang mendengar suara tersebut segera membalik tubuh dan men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN