Hening. Sejak kejadian beberapa hari yang lalu, Clarissa semakin bersikap dingin dengan Aiden. Dia hanya berbicara seperlunya saja. Bahkan, tidak jarang dia memilih pergi ketika melihat Aiden akan mendatanginya. Rasanya malas melihat wajah pria yang begitu dibencinya. Hari ini adalah hari terakhir di mana dia harus tinggal bersama dengan Aiden. Clarissa tengah mengemasi pakaian ketika dering ponselnya terdengar. Dia mengalihkan pandangan ke arah ponselnya dan meraih cepat. Bibir yang sejak tadi menunjukan ekspresi kaku perlahan berubah menjadi ceria. Membuatnya dengan cepat menggeser tombol di layar ponsel dan mendekatkan di telinga dengan penuh semangat. “Halo,” sapa Clarissa dengan raut bahagia. “Mama,” teriak Olivia dari seberang. “Mama hari ini pulang, kan?” tanya Olivia dengan rian

